Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Senin, 2 Februari 2026 - 17:15 WIB

Mualem–Dek Fadh Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Aceh Perkuat Sinergi Pusat–Daerah

Bogor — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Kehadiran keduanya didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.

Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta seluruh kepala dan wakil kepala daerah se-Indonesia.

Partisipasi aktif Mualem dan Fadhlullah dalam forum strategis nasional ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk memastikan seluruh kebijakan dan program pembangunan daerah berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional.

Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh diposisikan sebagai jembatan strategis antara kepentingan pusat dan kebutuhan riil masyarakat Aceh.

Rakornas ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Aceh untuk memperkuat konsolidasi lintas sektor, sekaligus menyerap arahan langsung Presiden terkait prioritas pembangunan nasional, stabilitas pemerintahan, dan kesiapan daerah menghadapi tantangan global.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh jajaran pemerintahan terhadap dinamika dan tantangan global yang terus berkembang.

Presiden mengingatkan bahwa hanya dengan persatuan, kerja sama, dan kesiapsiagaan antara pusat dan daerah, Indonesia dapat menjaga stabilitas nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 secara berkelanjutan.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengumumkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Dalam konteks ini, kepala daerah didorong untuk menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan. “Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita harus menyatakan perang terhadap sampah,” tegas Presiden.

Baca Juga:  Banda Aceh Raih Penghargaan Indonesia Governance Award 2026 Bidang Kesehatan

Menanggapi arahan tersebut, kehadiran Mualem dan Fadhlullah dinilai sejalan dengan semangat Pemerintah Aceh dalam memperkuat pembangunan berbasis keberlanjutan, kesehatan masyarakat, serta tata kelola lingkungan yang lebih baik di daerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakornas ini merupakan arahan langsung Presiden sebagai upaya menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah.

Melalui Rakornas ini, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem–Dek Fadh diharapkan mampu mengakselerasi implementasi program prioritas nasional di Aceh, sekaligus menghadirkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh. (**)

Share :

Baca Juga

News

Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Tinggi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Banda Aceh

Pangdam Iskandar Muda Terima Kunjungan Menteri PPN/Bappenas di Makodam IM

Aceh

ASRI Award 2025: Guru Aceh Buktikan Pendidikan Berkelanjutan Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Aceh

Solidaritas Tanpa Batas: PGRI Bekasi Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang, Semangat Persaudaraan Insan Pendidikan Terus Menyala

News

Inovasi Disdukcapil Banda Aceh: Pengantin Baru Langsung Dapat KTP dan KK di Masjid!

Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Dubes Inggris Tinjau Lokasi Konservasi Gajah di Aceh Tengah

Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Lantik Bahrul Jamil sebagai Sekda Aceh Besar

Aceh

Gubernur Aceh Tegaskan Penolakan atas Kebijakan Pusat Potong Dana Transfer ke Daerah