Breaking News

Home / Tni-Polri

Kamis, 30 April 2026 - 07:34 WIB

Kodim 0102/Pidie Laksanakan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses Antar Desa Pasca Bencana

Pidie โ€“ Komando Distrik Militer (Kodim) 0102/Pidie kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dengan melaksanakan prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Jembatan ini direncanakan akan menghubungkan Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara, dengan Desa Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang strategis dalam membuka kembali akses transportasi masyarakat yang selama ini terhambat akibat dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025. Terputusnya jalur penghubung antar desa sempat menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos melalui Danramil 09/Mutiara Kapten Inf Ibrahim menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah terdampak bencana.

โ€œAlhamdulillah, hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan penghubung dua desa ini. Kami berharap seluruh proses pengerjaan dapat berjalan dengan lancar hingga selesai, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,โ€ ujar Kapten Ibrahim.

Prosesi ground breaking berlangsung khidmat dan sarat makna, diawali dengan pelaksanaan tradisi adat peusijuek serta doa bersama. Tradisi tersebut merupakan wujud kearifan lokal masyarakat Aceh dalam memohon keselamatan dan keberkahan atas setiap pembangunan yang dilaksanakan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat turut menambah kekhidmatan suasana, sekaligus mencerminkan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut.

Baca Juga:  Pangdam IM Hadiri Rapim TNI-Polri 2025 di Jakarta.

Dansatgas Pembangunan Jembatan Perintis wilayah Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Abdul Haris menjelaskan bahwa jembatan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Pengerjaan akan dilaksanakan oleh tenaga ahli yang kompeten di bidang konstruksi, serta diawasi secara ketat guna memastikan kualitas bangunan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

โ€œPengerjaan dilakukan secara profesional dengan mempedomani standar konstruksi yang telah ditetapkan, sehingga jembatan yang dibangun nantinya tidak hanya kokoh, tetapi juga aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang,โ€ jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik semata, tetapi juga merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial.

Camat Mutiara, Nasrol, S.Pd., M.Pd dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa selama ini warga harus menempuh jarak yang cukup jauh dan memutar untuk mencapai desa seberang, yang tentu berdampak pada efisiensi waktu dan biaya.

โ€œDengan adanya jembatan ini, akses masyarakat akan menjadi jauh lebih mudah. Selain menunjang aktivitas sehari-hari, jembatan ini juga sangat penting dalam situasi darurat, seperti evakuasi saat terjadi bencana,โ€ ungkapnya.

Kegiatan peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh unsur Muspika, Babinsa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang melibatkan TNI Angkatan Darat bersama masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga:  Prajurit Yonif TP 902/SPG Renovasi Mushola Al-Ikhsan Pascabanjir Aceh Tamiang

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan akses transportasi yang sebelumnya terhambat dapat segera teratasi. Mobilitas masyarakat pun diharapkan menjadi lebih lancar, sehingga roda perekonomian dapat kembali bergerak secara optimal dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.(**)

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Polda Aceh: AKBP Jatmiko Masih dalam Pemeriksaan Divpropam Polri

News

Pangdam IM sambut Menhan RI dan Wakasad di Lanud Sultan Iskandar Muda

Tni-Polri

Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

Tni-Polri

Kapolda Aceh Serahkan 3.450 Paket Sembako dan Daging Meugang dalam Baksos Polri Presisi

News

Pangdam Iskandar muda melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 857/GG

Tni-Polri

Antisipasi terulangnya kebakaran Asrama TNI, Pangdam IM Perintahkan para Dansat cek dan perbaiki Instalasi Listrik jajaran.

Tni-Polri

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pangdam IM Ajak Prajurit dan ASN Hidupi Nilai Kebangsaan.

Tni-Polri

Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan