Breaking News

Home / Ekbis

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:47 WIB

Pelabuhan Malahayati Jadi Gerbang Arus Barang Aceh, Pelindo Perkuat Distribusi Domestik dan Ekspor

Banda Aceh โ€” Pelabuhan Malahayati terus memainkan peran strategis sebagai gerbang utama arus barang Aceh, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menegaskan komitmennya memperkuat layanan logistik guna memastikan kelancaran distribusi barang masuk dan keluar Aceh sepanjang 2025 hingga 2026, Selasa (10/02/2026).

Deputy Pendukung Operasi Subholding Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati, Khudri Al Akbar, menyampaikan bahwa meskipun volume bongkar muat pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan 2024, arus barang kebutuhan pokok ke Aceh tetap terjaga. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berakhirnya kegiatan impor beras dari Vietnam dan ekspor komoditas tertentu yang intens dilakukan pada tahun sebelumnya.

โ€œDi tengah fluktuasi volume, Pelindo tetap memaksimalkan pelayanan kontainer untuk memastikan distribusi logistik ke Aceh berjalan lancar, termasuk pengiriman bahan pokok dan kendaraan roda empat melalui jalur laut,โ€ ujar Khudri.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Malahayati menjadi titik penting masuknya berbagai komoditas strategis yang menopang aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat Aceh. Selain barang konsumsi, arus masuk mobil baru melalui kapal car carrier dari Pelabuhan Tanjung Priok juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pelabuhan di Aceh.

Sementara itu, General Manager Pelindo Malahayati, Capt. Agust Deritanto, menambahkan bahwa Pelindo secara rutin melayani rute pelayaran kontainer Banda Acehโ€“Jakarta. Rute ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha Aceh sebagai jalur distribusi utama yang lebih efisien dan kompetitif.

โ€œJalur laut memberikan keunggulan dari sisi biaya dan kapasitas angkut. Kami ingin Pelabuhan Malahayati menjadi pilihan utama bagi pengusaha Aceh untuk mengirim barang ke pasar nasional,โ€ kata Capt. Agust.

Namun hingga saat ini, arus keluar barang melalui kontainer masih didominasi oleh pengusaha lokal dalam skala terbatas. Pelindo mendorong pelaku usaha dari berbagai wilayah di Aceh, seperti Aceh Besar, Aceh Barat, hingga Aceh Tengah, untuk memanfaatkan fasilitas pelabuhan sebagai simpul distribusi regional.

Baca Juga:  Sobat Aksi Ramadhan Kolaborasi BSI Aceh dengan Kementerian BUMN tahun 2025

Untuk mendukung kelancaran arus barang, Pelindo membuka ruang komunikasi intensif melalui agen pelayaran guna membantu proses pengiriman, mulai dari perencanaan hingga barang tiba di tujuan. โ€œKami siap memfasilitasi agar rantai logistik berjalan efektif dan tepat waktu,โ€ tambahnya.

Capt. Agust juga menyoroti keberhasilan sandarnya kapal car carrier di akhir 2025 yang membawa mobil baru dari Tanjung Priok ke Malahayati. โ€œAlhamdulillah kegiatan tersebut berjalan zero accident dan zero complaint. Ini menunjukkan kesiapan infrastruktur dan SDM pelabuhan,โ€ ungkapnya.

Memasuki 2026, Pelindo menargetkan peningkatan arus barang keluar Aceh melalui pengembangan ekspor komoditas unggulan seperti karet, woodchip, dan produk lainnya. Di sisi domestik, Pelindo tetap fokus melayani distribusi komoditas strategis seperti semen dan aspal yang kebutuhannya meningkat, terutama pada masa rehabilitasi pascabencana.

Melalui penguatan arus logistik ini, Pelindo berharap Pelabuhan Malahayati tidak hanya menjadi pintu masuk barang, tetapi juga pusat distribusi dan ekspor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Ekbis

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST, Mengunjungi Kebun Mint di Neusu Aceh

Ekbis

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Sambangi PDAM Tirta Mountala

Ekbis

BSI Akan Terus Dukung Pemprov Aceh Perkuat Pembangunan Ekonomi Syariah

Ekbis

BSI Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Berkelanjutan di Aceh

Ekbis

Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko Cahyo Sebagai Dirut

Banda Aceh

Bank Aceh; kembali Harumkan Nama Daerah,Meraih Juara Umum Porsebank Aceh 2025

Ekbis

Dukung Pendidikan, BSI Aceh Salurkan Bantuan Rp6,3 Miliar ke Sektor Pendidikan Aceh

Aceh

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong