Breaking News

Home / News / Pendidikan

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:15 WIB

Plt. Kadisdik Aceh Apresiasi Aksi Konservasi Penyu SMA Negeri 1 Lhoknga: 79 Tukik Penyu Dilepaskan

Aceh Besar โ€” Upaya besar selalu berawal dari langkah kecil. Hal itulah yang ditunjukkan oleh siswa, guru, dan kepala sekolah SMA Negeri 1 Lhoknga melalui aksi nyata konservasi penyu di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (15/01/2026).

Sebanyak 79 tukik penyu dilepaskan ke laut setelah berhasil ditetaskan dari 107 butir telur penyu yang sebelumnya dibeli dari masyarakat.

Telur-telur tersebut kemudian ditetaskan oleh para siswa sebagai bagian dari proyek pembelajaran berbasis lingkungan dan pembentukan karakter.

Pelepasan tukik dilakukan secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, bersama kepala sekolah, dewan guru, dan para siswa.

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi pendidikan dan pelestarian alam yang berdampak langsung pada keberlanjutan ekosistem laut.

Dalam arahannya, Murthalamuddin menegaskan bahwa apa yang dilakukan SMA Negeri 1 Lhoknga mungkin terlihat kecil dari sisi jumlah, namun sangat besar dari sisi nilai dan keberlanjutan.

โ€œHal besar selalu dimulai dari hal-hal kecil. Walaupun secara persentase jumlah telur yang diselamatkan ini kecil dibandingkan yang dijual atau dikonsumsi, tetapi inilah upaya nyata yang harus terus kita lakukan.

Ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita dan lingkungan,โ€ ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa konservasi penyu bukan hanya soal menyelamatkan satwa, tetapi juga membangun kesadaran generasi muda untuk mencintai alam dan kehidupan yang berkelanjutan.

โ€œPenyu adalah hewan yang lemah, tetapi ia tahu ke mana arah hidupnyaโ€”kembali ke laut. Anak-anak kita juga harus tahu arah masa depan mereka, yaitu hidup selaras dengan alam.

Apa yang dilakukan siswa SMA 1 Lhoknga harus menjadi inspirasi bagi seluruh sekolah di Aceh,โ€ tambahnya.

Murthalamuddin mendorong agar seluruh satuan pendidikan di Aceh, mulai dari SMA, SMK, hingga SLB, memiliki proyek perubahan, baik dalam bentuk pelestarian lingkungan maupun pembentukan karakter siswa.

Baca Juga:  Wabup Aceh Besar Apresiasi Mahasiswa KKN USK

โ€œSekolah wajib punya gerakan nyata. Bisa konservasi, pojok baca lingkungan, atau program lain yang mendorong anak-anak mencintai alam, mencintai kehidupan.

Karena alam yang kita jaga hari ini adalah warisan yang akan mereka nikmati dan wariskan kembali kepada generasi berikutnya,โ€ tegasnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan siswa dalam proses penetasan hingga pelepasan tukik, karena pengalaman langsung tersebut akan membentuk kepedulian yang lebih mendalam.

โ€œKebahagiaan terbesar adalah ketika anak-anak kita menjadi bagian dari penyelamatan alam. Laut dan penyu ini kelak milik mereka.

Kita mungkin tidak bisa menghentikan semuanya sekaligus, tetapi kita bisa memulainya,โ€ tutupnya.(**)

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

PKS Harap Revisi Raqan Pajak dan Retribusi Daerah Dapat Memberi Kontribusi Positif Terhadap PAD

News

Pangdam Iskandar Muda Pimpin Sidang Pantukhir Calon Taruna Akademi TNI Tingkat Daerah TA 2025.

News

Kapolda Aceh Pantau 2.012 Calon Bintara Polri Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Banda Aceh

Wagub Fadhlullah Apresiasi Komisi II DPR RI yang Dukung Perpanjangan bahkan Permanenisasi Dana Otsus Aceh

Aceh

Pendidikan Aceh Semakin Berkilau: 201 Kepala Sekolah Terima Amanah, Siap Jadi Teladan

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Aceh Utara

Aceh

Kodam Iskandar Muda kebut Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Wilayah Terdampak Banjir Provinsi Aceh

Daerah

Cari Solusi Kelangkaan Beras, DPRK Aceh Timur Rapat Koordinasi dengan Bulog Langsa