Breaking News

Home / polri

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:38 WIB

Upacara Hari Kesadaran Nasional Jadi Penguat Komitmen Polda Aceh Untuk Indonesia Asri

Banda Aceh โ€“ Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Aceh, Rabu (18/2/2026).

Upacara tersebut dihadiri Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, serta ASN Polda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda membacakan amanat tertulis Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, M. M.

Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Aceh dan jajaran atas kontribusi nyata dalam menjaga harkamtibmas serta mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.

Kapolda menegaskan, saat ini Polri tengah menjalani proses transformasi besar menuju perubahan peradaban. Transformasi tersebut berlangsung di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, rivalitas kekuatan besar, tekanan ekonomi, hingga ancaman konflik berskala luas yang berdampak hingga ke tingkat nasional dan daerah.

โ€œMenyikapi kondisi tersebut, diperlukan kesiapan, kewaspadaan, serta kemampuan adaptasi dari seluruh jajaran Polri agar mampu mengantisipasi setiap potensi ancaman dan tantangan yang berkembang,โ€ demikian amanat yang dibacakan Wakapolda.

Kapolda juga mengutip arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapim TNIโ€“Polri yang menekankan pentingnya sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri sebagai pilar utama pertahanan dan keamanan negara.

Presiden mengingatkan agar para pimpinan terus belajar, memperluas wawasan, dan memahami dinamika global, termasuk perkembangan politik, ekonomi, pertanian, dan teknologi.

Menurutnya, perang modern tidak selalu berbentuk konvensional, melainkan dapat terjadi melalui teknologi, sistem keuangan, pengaruh demografi, hingga penguasaan sumber daya.

Oleh karena itu, setiap pangkat dan jabatan merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjadi pemimpin yang tegas, benar, dan bertanggung jawab.

Kapolda juga menekankan tidak boleh ada tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum maupun gedung pemerintahan.

Baca Juga:  Ketua MPU Aceh Sebut Kapolda Aceh Pekerja Keras yang Turun Tangan Saat Bencana

TNI dan Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh objek vital dan fasilitas publik tetap aman dan terlindungi. Setiap potensi gangguan harus ditangani secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum.

Sejalan dengan itu, Presiden turut mendorong terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, dan beradab melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Polri diharapkan berperan aktif sebagai pelopor dalam mewujudkan lingkungan kerja dan kehidupan masyarakat yang bersih, tertata, dan nyaman.

Kapolda Aceh juga mengajak seluruh jajaran untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah tahun 2026, sebagaimana arahan Kapolri pada Rapim Polri.

Polri harus hadir menjaga stabilitas ekonomi, mengawal ketahanan pangan, mencegah kebocoran anggaran, serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif guna mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, penguatan pengawasan internal dan penegakan hukum yang berkeadilan menjadi perhatian utama. Tingginya laporan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi bersama.

Kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran anggota harus ditegakkan secara tegas dan transparan dengan berpedoman pada nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.

Penanganan kejahatan menonjol seperti judi online, narkoba, dan kejahatan siber juga diminta untuk terus diperkuat.

Satgas Pangan diinstruksikan aktif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda mengajak seluruh personel menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum memperkuat disiplin, meningkatkan integritas, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Budaya kerja yang bersih, responsif, dan akuntabel harus terus dibangun, disertai pemberian penghargaan bagi personel berprestasi serta pembinaan tegas terhadap pelanggaran.(**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

polri

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Banda Aceh

Haji Uma Puji Cara Kapolda Aceh Kendalikan Situasi saat Demo

polri

Kapolda Aceh Hadiri Peresmikan 100 Unit Hunian Tetap di Aceh Utara Oleh Menkopolkam RI

Banda Aceh

Penyidik Polda Aceh Resmi Menahan SMY, Tersangka Kasus Korupsi Wastafel

News

Kapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Mapolda Aceh

Banda Aceh

Kapolda Aceh Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba hingga Bijak Bermedsos

Banda Aceh

Kapolda Aceh Konsolidasi dengan Mualem Pasca Aksi Demonstrasi