Breaking News

Home / News / Parlementarial

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:02 WIB

Polemik Bantuan Bencana Bireuen, Wakil Ketua DPR Aceh Minta Semua Pihak Akhiri Kegaduhan

Aceh – Polemik terkait penanganan bantuan bencana di Kabupaten Bireuen memasuki babak baru.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR Aceh), Ir Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Ya Fud, turun tangan meminta semua pihak untuk segera mengakhiri kegaduhan yang terjadi.

Permintaan ini disampaikan menyusul aksi unjuk rasa staf BPBD dan petugas Damkar ke kantor DPRK Kabupaten Bireuen pada Selasa (13/01/2026) lalu.

Menurut Ya Fud, kegaduhan ini justru akan merugikan para korban bencana di Kabupaten Bireuen.

Ia menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan sidak anggota DPRK Kabupaten Bireuen, namun pola komunikasi dan penyampaian informasi yang tidak tepat telah menimbulkan berbagai prasangka di tengah masyarakat.

“Kami meminta semua stakeholder di Kabupaten Bireuen untuk segera mengakhiri polemik ini.

Hentikan sikap saling tuding menuding, saling menyalahkan dan menyudutkan. Kegaduhan yang timbul hanya akan merugikan korban bencana, juga akan merusak citra Bireuen.

Harusnya semua pihak fokus untuk membantu dan menunaikan hak-hak korban,” kata Ya Fud, Rabu (14/1/2026).

Sebagai pimpinan DPRA yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bireuen, Ya Fud berharap agar anggota DPRK terkait dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat agar polemik tidak berlanjut.

Ia juga menekankan pentingnya semua stakeholder di Kabupaten Bireuen untuk lebih kompak serta lebih fokus menjalankan tupoksi masing-masing agar upaya pemulihan dampak bencana dapat berjalan lebih cepat.

“Kita berharap semua pihak di Bireuen ini bisa lebih kompak dan satu visi dalam kerja pemulihan dampak bencana. Hilangkan semua tendensi dan kepentingan politik yang ada.

BPBD dan Pemkab Bireuen lebih baik fokus mengurus nasib para korban bencana dan mempercepat proses rehab rekon.

“Sebenarnya tidak ada yang salah dengan sidak anggota DPRK, karena itu sebagai fungsi pengawasan, hak yang melekat pada setiap anggota dewan.

Mungkin komunikasinya yang keliru, sehingga menimbulkan mis-informasi dan mis-persepsi di tengah masyarakat. Agar polemik tak berlanjut, ada baiknya anggota DPRK terkait meluruskan informasi itu kepada masyarakat,” harap Ya Fud, pimpinan DPRA yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bireuen.(**)

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

PKS Harap Revisi Raqan Pajak dan Retribusi Daerah Dapat Memberi Kontribusi Positif Terhadap PAD

Ekonomi

Ketua Dekranasda Aceh Buka Pelatihan Personal dan Bisnis Branding bagi UMKM

News

Mualem Bagikan Uang Meugang dari Dana Pribadi, Seribuan Warga Datangi Meuligoe Gubernur Aceh

News

Kapolda Aceh Sebut Pembangunan Meutuah Residen Sejalan dengan Prinsip Maqashid Syariah

Aceh

Pembukaan Festival GAYAIN Aceh Di Blang Padang Berlangsung Meriah, Wali Kota Illiza: Wadah Pelestarian Budaya

Parlementarial

Ketua DPRA Menerima Hasil Penetapan Gubernur Terpilih dari KIP Aceh

Aceh

DPR Aceh dan KPK-RI Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Perencanaan dan Penganggaran Daerah

Aceh

Wagub dan Sekda Aceh Saksikan Penganugerahan Gelar Kehormatan untuk Tito Karnavian dari Wali Nangg