Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:26 WIB

Gubernur Aceh Lakukan Diplomasi Pangan, Percepat Impor Ternak Jelang Ramadhan

Jakarta – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengambil langkah cepat dan strategis melalui diplomasi pangan dengan pemerintah pusat guna mempercepat proses impor ternak.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok daging serta menjaga stabilitas harga di Aceh, khususnya menjelang tradisi Meugang dan selama bulan puasa.

Dalam kunjungan kerja ke Jakarta, Senin (19/01/2026), Gubernur Aceh secara langsung memimpin rangkaian pertemuan dengan kementerian terkait.

Gubernur didampingi oleh Staf Khusus Gubernur Aceh T. Irsyadi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, T. Adi Darma, ST.

Agenda utama diplomasi pangan ini adalah percepatan realisasi impor sapi dan kerbau sebagai langkah antisipatif Pemerintah Aceh terhadap meningkatnya kebutuhan konsumsi daging masyarakat.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pangan pasca bencana yang juga berdampak pada peternakan lokal di Aceh.

Gubernur Aceh mengawali agenda dengan pertemuan bersama Asisten Deputi Tata Niaga dan Perdagangan Pangan Luar Negeri Kemenko Pangan, Lorenta P.K. Siahaan, M.B.A.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat guna mempercepat proses perizinan serta kelancaran distribusi ternak impor ke Aceh.

Selanjutnya, Gubernur Aceh menemui Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si. Dalam pertemuan itu, Gubernur menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta harapan agar percepatan impor ternak dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat.

Gubernur Aceh menegaskan bahwa ketersediaan pangan, khususnya daging, merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dijamin, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Pemerintah Aceh tidak ingin masyarakat terbebani oleh kelangkaan atau lonjakan harga. Karena itu, kami mengambil langkah langsung berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pasokan ternak dapat segera terpenuhi,” tegas Gubernur Aceh.

Baca Juga:  Mendikdasmen RI Akan Jadi Pembina Upacara di Aceh Tamiang pada Hari Pertama Sekolah

Melalui langkah diplomasi pangan ini, Pemerintah Aceh berharap masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan tenang, stabilitas harga tetap terjaga, serta aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional di Bumi Serambi Mekkah terus bergerak. (**)

Share :

Baca Juga

News

DPRA Tetapkan Prolega Prioritas 2025, Jadi Pedoman Legislasi Daerah

News

Jelang Meugang, Dinas Peternakan Aceh Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit

Ekbis

Pelayaran Krueng Geukuh – Penang, PT PEMA Siap Jalankan Penugasan Pemerintah Aceh

News

Wali Nanggroe Aceh Dukung Pengaktifan Kembali Panglima Uteun, MAA Lakukan Audiensi

News

Pimpinan DPRA Dan Gebernur Aceh Sepakat Perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2025

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh

Aceh

Gubernur dan DPRA Sahkan APBA Perubahan 2025

News

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Tunaikan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman