Breaking News

Home / Aceh Besar / News / Pendidikan

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:55 WIB

Bunda PAUD Aceh Besar Ajak Semua Pihak Kolaborasi Wujudkan Satu Gampong Satu PAUD

Aceh Besar, – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam memperluas akses layanan PAUD di seluruh gampong di Aceh Besar. Saat ini, kata dia, dari 604 gampong yang ada, baru 308 gampong yang memiliki lembaga PAUD.

โ€œMasih ada 296 gampong di Aceh Besar yang belum memiliki PAUD. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Dinas Pendidikan semata. Kita butuh kolaborasi dari semua pihakโ€”baik perangkat daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga orang tua murid,โ€ ungkapnya, saat membuka Sosialisasi Model Kolaborasi Multipihak untuk mendukung percepatan peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (KOMPAS PAUD) di Aceh Besar, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (1/8/2025).

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Bunda PAUD Aceh Besar Hj Nurul Fazli SAg berbagai unsur pemerintah, mitra dunia usaha, serta tokoh masyarakat tersebut, Rita Mayasari menjelaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun yang tertuang dalam RPJMN 2025โ€“2029 menempatkan PAUD sebagai bagian penting dalam sistem pendidikan nasional. Program Wajib Belajar 1 Tahun di PAUD, lanjutnya, menjadi fondasi pembentukan karakter dan potensi anak sejak usia dini.

โ€œKami sebagai Bunda PAUD di seluruh Indonesia telah diamanatkan untuk menyukseskan program ini. Karena pendidikan karakter itu dimulai dari usia dini,โ€ tegasnya.

Lebih lanjut, Hj Rita memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pembangunan layanan PAUD di Aceh Besar, mulai dari belum meratanya akses, keterbatasan anggaran, minimnya sarana prasarana, hingga tenaga pendidik yang belum sepenuhnya memenuhi kualifikasi.

โ€œSelain itu, pemahaman sebagian orang tua tentang pentingnya PAUD juga masih kurang. Ini tantangan yang harus kita atasi bersama,โ€ jelasnya.

Baca Juga:  Komisi I DPRA Pastikan Pembentukan DOB Panton Labu Layak Diperjuangkan

Selain itu, Bunda PAUD Aceh Besar juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh yang telah menginisiasi pelaksanaan program kolaborasi multipihak ini. Menurutnya, keterlibatan semua sektor sangat penting untuk mempercepat capaian program Satu Gampong Satu PAUD serta wajib belajar PAUD satu tahun.

โ€œMari kita bergandeng tangan, membantu sesuai kapasitas masing-masing. Semoga usaha kita mendapat ridha Allah SWT,โ€ pungkasnya.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Aceh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, BKKBN, Plt Kadis Pendidikan Aceh Besar Agus Jumaidi SPd MPd, Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar Fazlun SH MT, pihak swasta seperti PT Solusi Bangun Andalas (SBA), dan Bank Aceh Syariah Cabang Kota Jantho tersebut turut diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam mendukung percepatan dan peningkatan APS jenjang PAUD pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (KOMPAS PAUD) di Aceh Besar.

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Ketua komisi lll DPRA; Hj Aisyah Ismail (kak lin) Sebut Fadhil Ilyas Pilihan Tepat, Harap Bank Aceh Jadi Bank Devisa

Aceh

Komisi VII DPRA Gelar RDPU Bahas Perubahan Kedua Qanun Baitul Mal

Berita

Halal Bi Halal Iduladha 1446 H, Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

News

Realisasi Keuangan Aceh Lampaui Target, Sekda Dorong SKPA Percepat Kinerja

Hukrim

Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya Ungkap Peredaran 114 Paket Sabu, Satu Pengedar Diamankan

News

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Tiga Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot di Warung Kopi

Banda Aceh

Daniel Abdul Wahab Dukung Langkah Mualem Surati Presiden, untuk Selesaikan Tanah Blang Padang

Aceh

Gubernur dan Jajaran Pimpinan Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Ummi Arongan, pimpinan Dayah Tauthiatuth Thullab