Breaking News

Home / Banda Aceh / News / Parlementarial

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:06 WIB

Untuk Kesejahtraan Rakyat Anggota DPRA Medukung Pemerintah Aceh Soal Kelanjutan Pembangunan PT. Semen Laweung

Banda Aceh, – Proyek pembangunan pabrik PT Semen Indonesia Aceh (SIA) di Laweung, Pidie, yang telah lama terhenti, kini kembali menjadi sorotan.

Terhentinya proyek vital ini akibat masalah pembebasan lahan telah memicu kekhawatiran, mengingat potensi besarnya untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian daerah.

Anggota DPRA, Khalid mengungkapkan keprihatinannya terhadap mandeknya proyek ini. Menurutnya, pembangunan pabrik semen Laweung adalah solusi konkret untuk mengurangi tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh.

“Kehadiran pabrik ini tidak hanya akan menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga mendatangkan pendapatan bagi daerah,” ujar Khalid di Banda Aceh pada Sabtu (2/8/2025).

Politikus Partai Golkar ini memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, atau yang akrab disapa Dek Fadh, yang proaktif mencari jalan keluar.

Dek Fadh belum lama ini bertemu dengan Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, di Jakarta untuk membahas kelanjutan proyek ini. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (30/7/2025) ini juga membahas pemanfaatan pelabuhan milik perusahaan yang dinilai strategis untuk aktivitas logistik di pesisir timur Aceh.

Kita berharap pertemuan ini membawa angin segar dan solusi yang konkret bagi kelanjutan pembangunan pabrik semen Laweung,” imbuh Khalid. Ia optimis bahwa akan ada titik terang untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang menjadi hambatan utama.

Selama ini, proyek pabrik semen Laweung dianggap sebagai salah satu proyek strategis yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi Aceh. Namun, ketidakjelasan status pembebasan lahan telah membuat proyek ini terbengkalai.

Padahal, dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang layak, masyarakat Aceh memiliki harapan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

“Kami di DPR akan selalu mendukung penuh upaya pemerintah dalam menghadirkan investor yang mau berinvestasi di Aceh,” tegas Khalid.

Baca Juga:  Ketua DPRA Menerima Hasil Penetapan Gubernur Terpilih dari KIP Aceh

Ia berharap semua pihak terkait dapat bersinergi untuk menuntaskan masalah ini sehingga pembangunan pabrik bisa segera dilanjutkan.

Share :

Baca Juga

Aceh

Kasdam IM Bersama Forkopimda Aceh Peringati Hari Pahlawan Nasional 2025

Aceh Besar

Wagub dan Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh

Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tutup Lomba GTK Berprestasi, Guru Harus Jadi Otoritas Moral dan Pusat Keilmuan di Era Media Sosial

News

Kak Na: Cokbang Contoh Nyata Aceh Mampu Produksi Hulu-Hilir secara Mandiri

Agama

Fahmil Qur’an Putri Aceh Besar Lolos ke Final MTQ ke-37 Provinsi Aceh

Banda Aceh

Sebanyak 10.320 Warga Kota Dapat Bantuan Pangan Beras Tahun 2025

Parlementarial

DPRA Tetapkan Pansus Minerba dan Migas Aceh, Berikut Daftar Anggotanya

News

Ketua DPRA; Abang Samalanga Silaturahmi dengan Jajaran Brimob Polda Aceh