Breaking News

Home / Aceh / Berita / Headline / Wali Nanggroe Aceh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:58 WIB

WALI NANGGROE ACEH RESMI UKUHKAN PENGURUS MAA MASA BAKTI 2026–2031, JADI PENGGERAK PERTAHANAN BUDAYA DAN PEMBANGUNAN DAERAH

Malik Mahmud Al Haytar secara resmi mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026–2031 dalam acara yang berlangsung di Pendopo Wali Nanggroe, Banda Aceh, pada hari Sabtu (9/5/2026).

Malik Mahmud Al Haytar secara resmi mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026–2031 dalam acara yang berlangsung di Pendopo Wali Nanggroe, Banda Aceh, pada hari Sabtu (9/5/2026).

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al Haytar secara resmi mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026–2031 dalam acara yang berlangsung di Pendopo Wali Nanggroe, Banda Aceh, pada hari Sabtu (9/5/2026). Acara yang dihadiri oleh para tokoh adat dari seluruh penjuru Aceh ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai pilar utama dalam mempertahankan nilai-nilai budaya dan mendukung pembangunan daerah.

Dalam pidatonya, Wali Nanggroe Aceh menyampaikan bahwa Majelis Adat Aceh memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Provinsi Aceh. “MAA bukan hanya sebagai pelestar budaya dan tradisi Aceh, tetapi juga sebagai mitra penting pemerintah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan nilai-nilai lokal dan aspirasi masyarakat,” ujar Teungku Malik Mahmud Al Haytar.

Ia menegaskan bahwa pengukuhan pengurus MAA masa bakti baru ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga keharmonisan masyarakat, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta mendukung upaya pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis nilai-nilai budaya Aceh.

“Kami berharap pengurus MAA masa bakti 2026–2031 dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab, menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat adat, serta menjadi penggerak dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus MAA masa bakti baru yang diangkat menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan. Menurutnya, Majelis Adat Aceh akan terus berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya Aceh, memperkuat tata kelola masyarakat adat, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah yang sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kebersamaan.

Acara pengukuhan diisi dengan serangkaian upacara adat Aceh yang khas, menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai budaya lokal tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan bernegara di Provinsi Aceh. Hadir pula sejumlah pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat yang menyaksikan langsung proses pengukuhan pengurus MAA masa bakti baru ini.(**)

Baca Juga:  Gubernur Mualem Lantik Dewan Ekonomi Aceh

Share :

Baca Juga

Aceh

Mualem Angkat Bicara; Polemik Plat “BL” Kalau Mereka Jual Kita Beli

Banda Aceh

Bank Aceh Mendukung Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM

Aceh

Sekda Aceh Saksikan Penandatanganan Akad Pembangunan Gedung Pendidikan Khadim al-Haramain al-Syarifain Raja Abdullah bin Abdulaziz

Banda Aceh

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Ciptakan Rasa Aman serta Tidak Mudah Terprovokasi

Aceh

Wakil Gubernur Aceh Kukuhkan Pengurus Aceh Australian Alumni Periode 2025–2028

Aceh

Uluran Tangan dari Kalimantan Tengah: Bantuan Rp51 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh

Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Dayah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Berita

Kebahagiaan Warga Rabat Talateen Lebanon Selatan yang Kini Dapatkan Air Bersih dari Satgas UNIFIL Kodam IM.