Breaking News

Home / Aceh / Ekbis

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:09 WIB

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

BANDA ACEH –  Langkah strategis diambil oleh PT Indo Surya Gavalum (ISG) Group dalam memperkuat sektor industri di Serambi Mekah. Melalui anak perusahaannya, PT Aceh Global Steel, ISG Group resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Usaha Milik Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA), untuk membangun pabrik industri baja ringan di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap tingginya permintaan pasar, sekaligus menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian daerah.

Direktur Utama PT Aceh Global Steel, Irwansyah Putra, menjelaskan bahwa kebutuhan akan material baja ringan di Aceh saat ini sedang melonjak tajam.
Salah satu pemicu utamanya adalah masifnya proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana alam yang melanda Aceh akhir tahun lalu.

“Kebutuhan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) sangat tinggi di Aceh pasca-bencana banjir akhir tahun lalu. Itu belum termasuk kebutuhan reguler untuk pembangunan perumahan komersil dan residensial lainnya,” ujar Faisal Ilyas, Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama beberapa waktu lalu.

Irwansyah menambahkan, kehadiran pabrik baru di KIA Ladong ini diharapkan dapat memangkas jalur distribusi, sehingga masyarakat Aceh bisa mendapatkan material berkualitas dengan harga yang lebih ekonomis. “Kami hadir di sini untuk memberikan solusi nyata, yaitu memastikan ketersediaan barang secara berkelanjutan dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” tegasnya.

*Pemantik Ekonomi dan Lapangan Kerja Baru*

Selain melibatkan unsur akademisi di Aceh ISG diharapkan fokus pada pemenuhan material konstruksi, investasi ISG Group di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong ini membawa misi sosial-ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.
Kehadiran industri manufaktur ini diharapkan mampu memberikan efek domino (multiplier effect) bagi iklim investasi di Aceh.

Baca Juga:  Guru SMK Bireuen Dibekali Pembelajaran Mendalam untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

“Kehadiran kami di Aceh bukan semata-mata untuk membantu ketersediaan bahan baku, tetapi kami juga berkomitmen penuh membantu Pemerintah Aceh dalam menyediakan lapangan kerja baru bagi generasi muda serta menjadi pemantik roda ekonomi melalui sektor industri, InsyaAllah pabrik ini akan berdiri di akhir 2026” pungkas Irwansyah Putra optimis.

PT Indo Surya Gavalum (ISG) Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur material bangunan berkualitas tinggi, dengan fokus pada penyediaan produk baja ringan yang inovatif, kokoh, dan terpercaya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.(**)

Share :

Baca Juga

Aceh

Kadis Syariat Islam Aceh Hadiri Rapat Virtual Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Aceh

Wali Nanggroe Aceh Bertemu Konsul AS, Bahas Bantuan Pasca-Bencana dan Kerja Sama Ketahanan Iklim

Aceh

Bank Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Langsa

Aceh

Eddi Shadiqin Anggota Komisi III DPRA Mengecam Tindakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut)

Ekbis

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Sambangi PDAM Tirta Mountala

Aceh

Anggota DPRA (Pang Ucok) Apresiasi Semangat Kafilah Aceh Timur di Arena MTQ Aceh XXXVII

Aceh

Tinjau Lokasi MTQ Aceh ke XXXVII Tahun 2025 di Pijay, Wagub Optimis Berjalan Sukses

Aceh

Kadis SI Aceh Dampingi Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Banjir di Bireuen: Pemerintah Hadir untuk Rakyat