Breaking News

Home / Advertorial / Nasional / News

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:55 WIB

Didukung Jokowi, T. Rival Amiruddin Siap Bawa Energi Baru untuk PSI Aceh

Solo – Nama T. Rival Amiruddin mulai mencuri perhatian dalam dinamika politik nasional. Dari Solo, Jawa Tengah, ia mengirimkan sinyal kuat, Aceh bukan sekadar daerah istimewa, tetapi bisa menjadi poros penting dalam arah baru politik Indonesia.

Kunjungan T. Rival ke Solo bukan sekadar agenda biasa. Pertemuan dengan Joko Widodo yang kini menjadi pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun positioning di level nasional.

Dalam pertemuan tersebut, mantan presiden ke 7 Indonesia Joko Widodo menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan bangsa.

“Ke depan, kita membutuhkan kader-kader muda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga integritas dan kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Partai seperti PSI harus mampu menjadi ruang bagi lahirnya pemimpin-pemimpin baru, termasuk di Aceh. Saya berharap calon ketua PSI Aceh dapat membawa energi perubahan, merangkul anak-anak muda, dan bekerja nyata untuk masyarakat,” ujar Jokowi.

Dalam pernyataannya, T. Rival menegaskan bahwa langkah yang ia ambil bukan hanya soal politik praktis.

“Kami meminta doa dan dukungan. Ini bukan sekadar langkah politik, tapi upaya menghadirkan kekuatan baru yang berpijak pada masyarakat,” ujarnya T Rival pada (1/05/2026).

Berbeda dari kebanyakan politisi yang biasanya aktif mencari kendaraan politik, T. Rival justru disebut-sebut dilamar untuk bergabung dengan PSI. Bahkan, sejumlah posisi strategis di partai tersebut dikabarkan tengah dipersiapkan untuknya.

Langkah T. Rival membangun PSI di Aceh dipandang bukan sekadar ekspansi organisasi. Lebih dari itu, ini dianggap sebagai upaya membuka ruang konfigurasi politik baru, dengan basis kekuatan yang bertumpu pada masyarakat, bukan sekadar struktur elite.

Pengamat menilai, T. Rival memiliki sejumlah modal penting, legitimasi sosial lintas kelompok, minim beban konflik politik masa lalu, pendekatan pragmatis dari dunia usaha, serta kemampuan menjembatani nilai religius dan kebangsaan.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman

Dari Solo, arah gerakan itu semakin terbaca. T. Rival tidak sekadar ingin masuk dalam sistem politik yang ada, tetapi mulai membangun porosnya sendiri.

Jika konsolidasi ini terus berlanjut, langkah tersebut dinilai bisa menjadi awal dari peran yang lebih besar di panggung nasional.(**)

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79

Banda Aceh

RSUD dr.Zainal Abidin(RSUDZA) Bersama Tim Pengampuan RSUP H Adam Malik Medan Perkuat Layanan Ibu Dan Anak

Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Apresiasi Guru SMA Berprestasi Tingkat Kota Banda Aceh

Banda Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Sosialisasi Kurikulum Satuan Pendidikan Bagi Staf Disdik Aceh Bidang SMA dan SMK

Advertorial

KETIKA PARA PAHLAWAN PEREMPUAN ACEH KEMBALI BERSUARA

Aceh

Sinergi Lintas Sektor, Plt. Kadisdik Aceh Pastikan Penyeberangan Gratis untuk Distribusi Bantuan Banjir & Longsor

Banda Aceh

Ketua komisi lll DPRA; Hj Aisyah Ismail (kak lin) Sebut Fadhil Ilyas Pilihan Tepat, Harap Bank Aceh Jadi Bank Devisa

Banda Aceh

DPRK Banda Aceh Hadiri HUT ke-51 Perumda Tirta Daroy, Dukung Peningkatan Pelayanan Air Bersih