Breaking News

Home / Tni-Polri

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:49 WIB

PRAJURIT TNI GUGUR DALAM MISI PERDAMAIAN PBB DI LEBANON, SATU PERSONEL KRITIS

Lebanon Selatan – Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia, khususnya keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), atas gugurnya salah satu prajurit terbaik dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan.

Prajurit yang gugur tersebut adalah Praka Farizal Romadhon, anggota Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.44 waktu setempat, setelah terjadi serangan artileri yang menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan.

Insiden tersebut juga mengakibatkan satu prajurit lainnya mengalami luka berat. Prajurit tersebut adalah Praka Rico Pramudia, anggota Yonif 114/Satria Musara (SM) Brigif 25/Siwah, yang saat ini berada dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Beirut, Beirut.

Berdasarkan laporan awal dari daerah operasi, serangan terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas tinggi, sehingga mengakibatkan dampak signifikan terhadap posisi pasukan perdamaian.

Hingga saat ini, situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian masih belum sepenuhnya kondusif, mengingat meningkatnya eskalasi serangan di wilayah tersebut.

Seluruh personel Satgas TNI yang berada di sektor terdampak saat ini masih berlindung di bunker guna mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Komando atas terus melakukan koordinasi secara intensif dengan unsur Satgas di lapangan serta pihak terkait dalam misi UNIFIL untuk memastikan perkembangan situasi, sekaligus melakukan pendalaman terhadap kronologi lengkap kejadian. Informasi lanjutan akan disampaikan seiring dengan perkembangan di lapangan.

Di tanah air, satuan jajaran TNI telah bergerak cepat dengan memberikan pendampingan kepada keluarga korban, serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan, termasuk proses pemulangan jenazah almarhum ke Indonesia. Selain itu, perhatian penuh juga diberikan kepada keluarga prajurit yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:  Pangdam IM Sambut Panglima TNI dan Wakasad di Bandara SIM Aceh Besar

Kepergian Praka Farizal Romadhon menjadi kehilangan besar bagi TNI dan bangsa Indonesia.

Dedikasi, loyalitas, serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia merupakan cerminan nyata profesionalisme prajurit TNI di kancah internasional.

TNI menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Seluruh hak-hak prajurit yang gugur maupun yang terluka akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengorbanan ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia bukan tanpa risiko, namun tetap dijalankan dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab demi nama baik bangsa dan negara.

Share :

Baca Juga

Ekbis

Pererat Sinergi, Pangdam Iskandar Muda menerima Audiensi dari Pejabat Kepala BSI Regional 1 Aceh yang baru

News

Bangun Irigasi Tersier, Pangdam IM : Dukung program Ketahanan Pangan Nasional.

News

Kodam Iskandar Muda Gelar Sidang Pemilihan Calon Bintara PK TNI AD Gelombang II TA 2025

Banda Aceh

Pangdam IM ikuti acara peluncuran Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia di Polda Aceh

Banda Aceh

Hadapi tantangan Penegakan Hukum, Pangdam IM dan Kajati Aceh tandatangani Perjanjian Kerjasama.

Tni-Polri

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

News

Jembatan Bailey Karang Rejo, Bener Meriah Rampung, TNI, Pemda bersama Warga Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Berita

Kebahagiaan Warga Rabat Talateen Lebanon Selatan yang Kini Dapatkan Air Bersih dari Satgas UNIFIL Kodam IM.