Home / Nasional / News / Pemerintah Aceh

Sabtu, 18 April 2026 - 22:33 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Terima Bantuan Internasional: Bukti Kuatnya Ikatan Persaudaraan

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di dampingi Ketua DPRA Zulfadli, Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima secara simbolis bantuan Kemanusiaan korban terdampak Bencana Hidrometeorologi oleh jaringan relawan International asal Tiongkok dan Malaysia, di Restoran Meuligoe Aceh, Sabtu, 18/04/2026

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di dampingi Ketua DPRA Zulfadli, Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima secara simbolis bantuan Kemanusiaan korban terdampak Bencana Hidrometeorologi oleh jaringan relawan International asal Tiongkok dan Malaysia, di Restoran Meuligoe Aceh, Sabtu, 18/04/2026

BANDA ACEH – Ribuan warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh mendapatkan bantuan kemanusiaan dari jaringan relawan internasional asal Tiongkok dan Malaysia.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, di Restoran Meuligoe, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (18/4/2026).

Penyaluran bantuan ini diinisiasi oleh yayasan relawan sosial Tiongkok di bawah naungan Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat. Lembaga ini berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan internasional seperti Peaceland Foundation dan The Blue Sky Rescue International.

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang didampingi Sekda Aceh M. Nasir, menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas internasional tersebut.

Menurutnya, perhatian yang diberikan oleh relawan Tiongkok dan Malaysia merupakan bukti persaudaraan yang kuat di saat Aceh sedang berupaya pulih dari dampak cuaca ekstrem. Kegiatan tersebut turut dihadiri pula oleh Ketua DPR Aceh, Zulfadhli, dan Kepala SKPA terkait.

Baca Juga:  BPKA Gelar Entry Meeting, BPK RI Perwakilan Aceh Lakukan Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Aceh TA 2025

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan kemanusiaan ini. Relawan asal Tiongkok dan Malaysia sangat menaruh perhatian besar terhadap kondisi Aceh pasca musibah hidrometeorologi,” ucap Muzakir Manaf.

Gubernur berharap, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Serambi Mekkah dalam beberapa waktu terakhir.

Sapaan akrab Mualem ini juga menambahkan bahwa bantuan ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak.

Baca Juga:  Disdik Dayah Aceh Kerahkan 38 Relawan untuk Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur

“Hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kebaikan dan ketulusan para relawan. Semoga kerja sama dan silaturahmi ini terus terjaga,” ucap Mualem.

Sementara Ketua Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat, Sa’aduddin (Apa At), menjelaskan bahwa total bantuan yang disiapkan mencapai 9.500 paket.

Pada tahap pertama, sebanyak 500 paket berisi sembako dan alat perlengkapan mandi telah diserahkan dan mulai didistribusikan.

“Bantuan ini akan menyasar 15 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak paling parah. Kami berkomitmen untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat secara bertahap,” jelas Sa’aduddin. (*)

Share :

Baca Juga

Aceh

Sekda Aceh dan Rombongan Terjebak Longsor di Gayo Lues Saat Antar Bantuan Banjir

BPKA

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Aceh Berdampak Signifikan, Ribuan Kendaraan Kembali Aktif

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Himbau Warga Tidak Rayakan Tahun Baru, Ajak Perbanyak Ibadah dan Muhasabah

News

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp107,296 Miliar Zakat dan Infak untuk 40.132 Mustahik di Seluruh Aceh pada Tahun 2025

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Lanjutkan Komitmen Sister City, Banda Aceh-Higashimatsushima Fokus Ekonomi Masyarakat

Agama

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Jalin Silaturahmi dan Audiensi dengan Yayasan Aceh Hijau dan YDSF Surabaya, Perkuat Sinergi Pendidikan Dayah

Banda Aceh

Wali Kota Kukuhkan Pengurus Forum Anak dan Genre Kota Banda Aceh Periode 2025-2027

Pemerintah Aceh

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos