Breaking News

Home / Aceh / Berita / Daerah / Pemerintah Aceh / Pertanian

Selasa, 9 September 2025 - 23:53 WIB

Mualem Dukung Petani Cabai dan Nilam untuk Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Ekonomi

Aceh Tengah – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem berkomitmen mendukung penuh petani cabai dan nilam di dataran tinggi Gayo sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Selasa (9/9/2025) siang.

Gebernurย  Aceh meninjau langsung kebun cabai masyarakat di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Selama ini cabai menjadi salah satu komoditas utama yang memengaruhi inflasi di Aceh.

โ€œSaya mendukung penuh dan menaruh perhatian kepada petani cabai. Cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi di Aceh, sehingga semakin banyaknya petani cabai akan berkontribusi pada pengendalian inflasi di daerah,โ€ ujar Mualem.

Dalam peninjauan tersebut, Mualem didampingi Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman dan Sekretaris Daerah Aceh M Nasir. Turut hadir Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.

Seusai dari Aceh Tengah, pada hari yang sama, Mualem melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Bener Meriah. Ia meninjau sekaligus ikut menanam nilam di Kampung Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo.

โ€œKita mendukung karena ini salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan kita harus mempromosikan kepada dunia bahwa nilam Aceh bagus. Harus kita promosikan sebesar-besarnya,โ€ kata Mualem.

Ia menambahkan, Pemerintah Aceh siap bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung kebutuhan petani. โ€œInsyaallah kita akan lihat (program khusus terkait nilam), itu kita akan bekerja dengan Pak Bupati apa yang petani kita inginkan, baik tanam nilam, tanam cabai, tanam tomat, dan lain sebagainya kita akan tetap dukung,โ€ ujarnya.

Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, pengembangan nilam di daerahnya sangat potensial dan tidak mengganggu ekosistem.

โ€œRencana di sini ada 100-200 hektare sebagai inti, kemudian berkembang hingga 1.200 hektare. Kenapa nilam, karena menurut penelitian di sini terbaik, kemudian nilam ini tidak diganggu gajah. Jadi gajah tidak terganggu, rakyat tida

Baca Juga:  Wali Nanggroe Temui Mahkamah Agung RI Memperkuat Peradilan Syariat Islam Aceh

Share :

Baca Juga

Aceh

Prof. Mujiburrahman, M.Ag Kukuhkan Ketua Forum PTKIS Aceh

Aceh

Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Internasional

Mualem Paparkan Peluang Investasi Aceh Kepada Investor Timur Tengah di Makkah

Banda Aceh

Kapolda Aceh Turun Langsung ke Lokasi Demo: Semangati Personel hingga Makan Bersama

Banda Aceh

Gebunur Aceh Pelabuhan Krueng Geukueh memperkuat hubungan Aceh dengan kawasan Melayu, terutama Malaysia dan Thailand.

Berita

Wabup Syukri Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1446 H di Kota Jantho

Aceh

Bunda Salma, silaturahmi ke kantor Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan JAMWAS RI

Berita

Pemkab Aceh Besar Konsisten Kawal Inflasi