Breaking News

Home / Banda Aceh / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:58 WIB

Mualem Buka Diskusi Internasional Sambut Hari Damai Aceh

Banda Aceh, – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menghadiri sekaligus membuka Diskusi Internasional dalam rangka memperingati 20 tahun perdamaian Aceh. Kegiatan tersebut digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Kamis (14/8/2025).

Diskusi bertajuk “20 Years of Helsinski MoU: Successes and Challenges” tersebut dihadiri oleh Wali Nanggroe Aceh, perwakilan Crisis Management Initiative (CMI), Ketua Badan Reintegrasi Aceh, para duta besar, bupati/wali kota, serta kalangan akademisi dan aktivis pegiat sejarah perdamaian.

Dalam sambutannya, Mualem menyampaikan bahwa dua dekade perdamaian ini merupakan bukti keberhasilan Aceh dalam penyelesaian konflik yang bermartabat. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan momen untuk memperkuat komitmen bersama dalam memelihara warisan damai.

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana persaudaraan pada momen peringatan dua dekade perdamaian Aceh. Ini adalah proses yang harus terus dijaga. Mari kita teguhkan tekad untuk menjaga warisan damai ini, bukan hanya untuk dua dekade, tetapi selamanya” ujar Mualem.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Reintegrasi Aceh, Jamaluddin, S.H., M.Kn., menyatakan bahwa diskusi ini bertujuan untuk memahami makna 20 tahun perdamaian Aceh sekaligus menyusun rekomendasi bagi Pemerintah Pusat dalam perumusan kebijakan. Ia menyoroti pentingnya penyelesaian konflik yang tidak hanya menciptakan perdamaian, namun juga bersifat menyeluruh dan berkelanjutan.

“Hasil dari diskusi publik hari ini akan diserahkan kepada Pemerintah Pusat sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan terkait perdamaian Aceh yang menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Crisis Management Initiative (CMI), Minna Kukkonen Kalender, menilai perdamaian Aceh merupakan hasil dari tekad dan keinginan kuat untuk menciptakan perdamaian yang bermartabat.

Ia menambahkan, perdamaian ini bukanlah pencapaian para elit politik saja, namun juga capaian para perempuan dan anak muda di masyarakatnya. Ia menegaskan, CMI akan terus mendukung upaya menjaga perdamaian yang berkelanjutan di Aceh.

Baca Juga:  Plt Kadisdik Aceh; Pendidikan Harus Dikelola dengan Hati dan Empati

“Kami sebagai teman masyarakat Aceh, siap mendukung dan hadir untuk perdamaian Aceh yang berkelanjutan. Saya yakin anak muda di Aceh tidak hanya memiliki kenangan tentang masa lalu, tapi juga semangat untuk membangun masa depan Aceh yang lebih baik,” ucapnya. []

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Harap Satgassus Swasembada Pangan Jadi Garda Terdepan

Banda Aceh

Kapolda Aceh Tinjau SPPG di Meuraxa, Nyatakan Komitmen Dukung Asta Cita Presiden

Aceh

Gubernur Mualem Fasilitasi Pertemuan SAM Airlines dengan KATUHA, Bahas Umrah Langsung via SIM

Banda Aceh

Siaga Bencana, Pangdam Iskandar Muda cek kesiapan Batalyon Komposit PRCPB

Daerah

Anggota DPRA, Irfansyah, Desak kasus pengeroyokan WNI di Malaysia

Dinas syariat islam

Kadis Syariat Islam Aceh Serahkan SK PPPK kepada Da’i Perbatasan dan Daerah Terpencil

Banda Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Sosialisasi Kurikulum Satuan Pendidikan Bagi Staf Disdik Aceh Bidang SMA dan SMK

News

Pangdam Iskandar Muda bersilaturahmi dengan Bupati Bireuen.