Breaking News

Home / Banda Aceh / Berita / Tni-Polri

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:43 WIB

Siaga Bencana, Pangdam Iskandar Muda cek kesiapan Batalyon Komposit PRCPB

Banda Aceh, โ€” Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), memimpin secara langsung Apel Gelar Batalyon Komposit Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dalam rangka mengantisipasi siaga bencana dan kontijensi di wilayah Kodam Iskandar Muda. Kegiatan ini digelar di Banda Aceh dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Selasa (22/7/25)

Apel gelar Pasukan ini menjadi simbol kesiapan Kodam IM dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Aceh, yang dikenal memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Dirpam Opvit Polda Aceh, Kasdam IM, Kabagops Binda Aceh, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danrem 011/Lilawangsa, Danrem 012/Teuku Umar, Danrindam IM, para Asisten Kasdam IM serta pejabat sipil dan militer lainnya.

Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini memiliki tujuan utama sebagai bentuk pengecekan kesiapan satuan Batalyon Komposit PRCPB Kodam Iskandar Muda dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Batalyon ini dipersiapkan untuk selalu siaga setiap saat dalam menghadapi situasi darurat di seluruh wilayah Aceh.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa pelibatan kekuatan TNI dalam penanggulangan bencana merupakan salah satu tugas pokok yang diamanatkan undang-undang, yaitu membantu pemerintah daerah dalam hal penanganan bencana alam. Mengingat wilayah Aceh memiliki kondisi geografis dan iklim yang sangat rentan terhadap bencana, maka kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit menjadi faktor yang sangat krusial.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Niko Fahrizal juga memberikan penekanan penting kepada seluruh personel yang hadir. Pangdam menegaskan bahwa setiap prajurit harus selalu memiliki kesiapan fisik, mental, dan keterampilan teknis dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Peralatan dan materiil harus selalu dalam kondisi siap pakai dan perlu dilakukan pengecekan secara berkala. Kemampuan setiap individu juga perlu terus diasah melalui latihan rutin agar mampu memberikan respon cepat dan efektif saat terjadi bencana.

Baca Juga:  Bupati Al-Farlaky Resmikan RS Mulia Raya Peudawa

Selain itu, Pangdam mengingatkan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan sendiri oleh TNI, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid dengan seluruh komponen bangsa, termasuk Polri, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta seluruh lapisan masyarakat. Sinergi yang baik akan memberikan dampak besar dalam upaya meminimalkan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Lebih jauh, Pangdam menekankan pentingnya kedisiplinan dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Satu tindakan kecil yang tidak disiplin dapat membawa dampak besar terhadap keselamatan tim maupun masyarakat yang menjadi korban bencana. Oleh karena itu, setiap langkah harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi terhadap perintah komando.

Tak kalah penting, sikap humanis dan empati menjadi elemen penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Prajurit TNI diharapkan tidak hanya bergerak cepat dan tepat, tetapi juga mampu menunjukkan kepedulian dan perlakuan yang layak kepada masyarakat terdampak bencana. Pangdam menegaskan bahwa kehadiran TNI harus mampu memberikan rasa aman, harapan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Di akhir amanatnya, Pangdam IM menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menunjukkan kesiapan, semangat, dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan apel gelar tersebut. Ia berharap seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda senantiasa menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan, dan memelihara soliditas dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan bimbingan-Nya kepada kita semua dalam menjalankan tugas mulia ini,โ€ tutup Pangdam.

Apel Gelar Batalyon Komposit PRCPB ini merupakan langkah strategis Kodam Iskandar Muda untuk memastikan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki siap digunakan secara optimal dalam penanganan bencana, serta sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam segala kondisi.

Baca Juga:  Finalis Duta Wisata Aceh Besar 2025 Ikuti Pelatihan Konten Kreator dalam Kegiatan Pra Karantina

 

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Pangdam IM Hadiri Rapim TNI-Polri 2025 di Jakarta.

Tni-Polri

Akademisi Unimal: Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP bukan Mengkerdilkan Institusi Penegak Hukum Lainnya

Tni-Polri

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolresta Banda Aceh Panen Ikan Lele dan Ikan Nila Binaan Polsek Kuta Alam di Gampong Lampulo

Banda Aceh

Wujudkan Murid Berkebhinekaan Global, Dinas Pendidikan Aceh Teken MoU dengan HelloWorld Inc

Berita

Marlina Lantik Istri Wali Kota Sabang Nuri Zulkifli Sebagai Ketua pada Empat Organisasi

Tni-Polri

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pangdam IM Ajak Prajurit dan ASN Hidupi Nilai Kebangsaan.

News

Pangdam IM Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Kodam Iskandar Muda

Banda Aceh

Untuk Kesejahtraan Rakyat Anggota DPRA Medukung Pemerintah Aceh Soal Kelanjutan Pembangunan PT. Semen Laweung