Breaking News

Home / Berita / Pemeritah Aceh Besar

Jumat, 20 Juni 2025 - 20:07 WIB

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Sambut Tim Penilai Lomba Gampong di Beuradeun

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, yang akrab disapa Syech Muharram, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Besar Hj. Rita Mayasari serta jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut kedatangan tim penilai Lomba Gampong Tingkat Provinsi Aceh tahun 2025 di Gampong Beuradeun, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (20/6/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Syech Muharram mengucapkan selamat datang kepada dewan juri dan tim penilai. Bupati Aceh Besar berharap agar proses penilaian dilakukan secara objektif dan penuh integritas.

“Kami berharap penilaian ini dilakukan dengan hati nurani, bukan karena sesuatu yang lain. Kami percaya gampong Beuradeun mampu meraih prestasi terbaik, bahkan hingga ke tingkat nasional,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Dr H Iskandar AP SSos MSi, mengapresiasi penyambutan yang diberikan oleh Pemkab Aceh Besar dan masyarakat Gampong Beuradeun. Ia menilai wilayah Aceh Besar yang melingkari pusat provinsi memiliki potensi strategis dalam pembangunan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Gampong Beuradeun memiliki sejarah panjang dan pernah dikenal luas sebelum masa konflik. Kini, kata Iskandar, merupakan momen yang tepat untuk mengangkat kembali nama dan kejayaan gampong tersebut.

“Penataan administrasi dan pengelolaan Gampong Beuradeun sudah sangat baik. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami dari DPMG Aceh siap mendukung setiap gampong yang ingin maju dalam berbagai aspek,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Iskandar juga menyoroti pentingnya penguatan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sebagai motor ekonomi desa. Ia mendorong terbentuknya BUMG raksasa di Aceh Besar, mengingat jumlah gampong yang mencapai lebih dari 600.

“Pemerintah tidak berbisnis, namun BUMG yang bisa berperan besar. Jika dikelola dengan baik, BUMG bisa menciptakan lapangan kerja dan menjadikan gampong lebih mandiri,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Aceh Besar Silaturahmi ke Pesantren Sulaimaniyah Turki

Sebagai informasi lainnya, tim penilai terdiri dari sembilan orang yang menilai aspek pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Penilaian mencakup berbagai indikator, seperti tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, kebersihan dan keamanan lingkungan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, partisipasi warga, hingga pelestarian adat dan inovasi desa.
Turut hadir jajaran kepala OPD Pemkab Aceh Besar, Forkopimcam Peukan Bada, tokoh masyarakat dan sejumlah pendukungan suksesnya acara tersebut.(**)

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakili Bupati, Kadis Syariat Islam Rusdi Sambut Kepulangan 369 Jamaah Haji Asal Aceh Besar

Aceh

Kapolres dan wakil Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Pasukan Operasi Lilin Selawah 2025

Berita

Tidak Ada Pemberitahuan Presiden Prabowo  Reshuffle Budi Arie Setiadi

Aceh

Kadis Syariat Islam sebut Aceh Harus Keluar dari Ketergantungan APBN, Perkuat Ekonomi Berbasis Syariah

Banda Aceh

Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Harus Jadi Titik Evaluasi dan Revitalisasi Semangat Perdamaian

Berita

BPBD Aceh Besar Catat 9 Rumah dan 1 Sekolah Rusak Akibat Angin Kencang

Berita

Lantik Pengurus IOF Aceh 2025–2029, Pemerintah Dorong Sinergi Off-Road untuk Wisata dan Kemanusiaan

Aceh Besar

Syech Muharram Ajak Hadirkan Lagi Peran Para Pihak MoU Helsinki di Tengah Revisi UUPA