Breaking News

Home / Berita

Selasa, 3 Juni 2025 - 21:17 WIB

Kalaksa BPBD Aceh Besar Tekankan Kedisiplinan Personel Damkar

Jangan Khianati Kepercayaan Rakyat dan Pimpinan

Kota Jantho— Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, SSos MSi, menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh personel, khususnya petugas pemadam kebakaran (Damkar), dalam menjalankan tugas di lapangan.

Dalam arahannya kepada para personel, Ridwan Jamil menegaskan, kedisiplinan dan kesiapsiagaan adalah hal mutlak yang harus dimiliki setiap petugas, mengingat berbagai potensi bencana dan kejadian darurat yang setiap saat bisa terjadi di tengah masyarakat.

“Petugas Damkar BPBD Aceh Besar harus sigap untuk membantu masyarakat saat terjadi kebakaran, karhutla, pengamanan hewan liar, maupun kejadian lainnya yang dilaporkan masyarakat,” ujar Ridwan Jamil, saat evaluasi kinerja petugas Damkar BPBD Aceh Besar, di Pos Induk Sibreh, Aceh Besar, Selasa (3/6/2025).

Ia menekankan pentingnya waktu respons yang cepat dalam menangani kebakaran. “Jika terjadi musibah kebakaran, petugas harus tiba di lokasi maksimal 15 menit setelah menerima laporan dari masyarakat. Kecuali jika lokasi memang jauh dari jangkauan, itu pun harus tetap diupayakan agar sampai secepat mungkin,” tegasnya.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dan pimpinan dalam menjalankan tugas. “Jangan khianati kepercayaan rakyat kepada Damkar, dan ini sesuai dengan arahan Bapak Bupati Aceh Besar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Alhamdulillah hingga saat ini kita belum pernah menerima cercaan dari masyarakat. Jaga terus kepercayaan itu. Jangan ada petugas yang berkhianat saat bertugas,” ungkap Ridwan Jamil.

Ridwan juga mengingatkan agar tidak terjadi kelalaian seperti insiden di salah satu daerah di Aceh, di mana akibat keterlambatan dan ketidakdisiplinan petugas menyebabkan jatuhnya korban jiwa saat kebakaran. Ia meminta agar kejadian serupa tidak terjadi di Aceh Besar.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pemutakhiran Data di Gampong Beuradeun

“Para petugas harus disiplin dan bertanggung jawab atas tugas serta seragam yang kita pakai. Tidak boleh ada petugas yang meninggalkan pos sebelum adanya serah terima piket dengan tim berikutnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana. “Bangun koordinasi dengan perangkat gampong, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam penanganan bencana yang cepat dan efektif,” ucapnya.

Ridwan juga menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kinerja personel. Ia juga mengingatkan agar petugas selalu mengutamakan Standar Operasional Prosedur (SOP), memakai atribut sesuai kondisi di lapangan, serta memastikan peralatan yang dibawa lengkap dan sesuai kebutuhan.

Namun, Ridwan tidak menutup mata terhadap persoalan keterbatasan personel Damkar di Aceh Besar. “Idealnya, satu unit mobil Damkar diisi oleh enam personel. Minimal pun harus empat orang. Saat ini, dalam satu unit hanya terdapat tiga orang. Ini menjadi persoalan serius dalam penanganan musibah kebakaran,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo Disambut Adat Aceh di Bandara SIM

Banda Aceh

Walinanggro kukuhkan MAA PAW periode 2021–2026

Berita

Gelar TTG Aceh XXVI Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Lokal

Aceh Besar

Ketua Pembina Posyandu Aceh Besar Tekankan Pentingnya Imunisasi

Aceh

Kak Ana; Insyaallah Bulan ini Kita Bangun Rumah, Untuk Keluarga Almarhum Kurir Bustamam

Banda Aceh

SiPAK; Unjuk Rasa Di Depan Kantor Polda Aceh

Berita

Satpol PP dan WH Aceh Besar Lakukan Pengawasan Rutin di Pasar Induk Lambaro

Berita

Kanwil BPN Aceh Gelar Rapat Evaluasi Dan Pembinaan Kegiatan Bidang Penataan Pemberdayaan