Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Senin, 7 April 2025 - 17:29 WIB

Presiden Prabowo: Mualem, Saya masih Punya Hutang, Saya Janji akan ke Aceh

Aceh Besar โ€“ Presiden Prabowo Subianto menyapa khusus Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, pada sesi tanya jawab pada acara Panen Raya Serentak dengan 14 Provinsi, bersama Presiden Prabowo Subiyanto via konferensi video.

โ€œTerima kasih Gubernur, terima kasih Mualem. Jenggot anda tambah lebat saya lihat. Saya masih hutang sama Mualem, saya harus ke Aceh. Saya harus ke semua provinsi. Ini hutang saya. Saya mohon maaf karena belum sampai,โ€ ujar Presiden.

โ€œTernyata mengurus republik keempat terbesar di dunia ini rumit, tapi saya tetap semangat karena saya di bantu oleh pembantu-pembantu yang hebat. Saya merasa punya tim yang hebat,โ€ sambung Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan, bahwa tanpa pangan tidak ada negara, tanpa pangan tidak ada NKRI. Karena itu, Presiden mengapresiasi kerja keras para petani.

ย โ€œSaya menyampaikan penghargaan kepada para petani, saudara semua adalah tulang punggung bangsa dan negara. Orang-orang di kota-kota sana banyak yang tidak tahu bagaimana perjuangan saudara menyediakan bahan pangan,โ€ ucap Presiden.

โ€œKesulitan saudara-saudara petani adalah kesulitan kita semua. Karena itu, jika ada masalah atau kendala harus segera disampaikan agar kita cari jalan keluar bersama,โ€ imbuh Prabowo.

โ€œTerima kasih, kepada seluruh pimpinan di semua tingkatan, para menteri terkait, TNI, Polri. Panen raya hari ini adalah bukti kerja keras kalian semua dalam upaya memberi kemudahan kepada para petani. Kerja keras saudara semua layak mendapatkan penghormatan dari rakyat semua,โ€ pungkas Presiden

Sebelumnya, Gubernur melaporkan kepada Presiden tentang kebutuhan di Aceh untuk meningkatkan produksi padi di masa mendatang.

โ€œKepada Pak Presiden kami laporkan. untuk meningkatkan produksi gabah, Aceh membutuhkan saluran irigasi, penambahan pupuk, traktor dan alat potong padi,โ€ kata Mualem.

Baca Juga:  Bahas Kajian SOTK, Dinas PUPR Aceh Gelar Pertemuan Intensif Bersama Biro Organisasi Setda

โ€œPak Presiden, saat ini di Aceh masih ada lahan sawah tadah hujan karena ketiadaan irigasi. Di Aceh Utara saja, setidaknya ada 9 kecamatan yang belum dialiri irigasi,โ€ sambung Gubernur.

Usai Panen Raya, Gubernur menjelaskan kepada awak media, bahwa Pemerintah Aceh membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menncapai target sebagai Lumbung Padi Nasional.

โ€œUntuk mencapai target Aceh sebagai lumbung padi Nasional, maka kita membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Tadi, saya sudah menyampaikan langsung kepada Presiden,โ€ ungkap Gubernur.

Mualem menjelaskan, untuk tahun 2014, produksi gabah Aceh mencapai sebesar 1,4 juta ton, sehingga menempatkan Aceh di peringkat 8 Lumbung Pangan Nasional. Dengan berbagai program yang telah dirumuskan, di 2025 ini Aceh menargetkan produksi gabah sebesar 1,6 juta ton.

Panen Raya di Aceh Besar ini turut dihadiri anggota DPR RI asal Aceh T A Khalid, Plt Sekretaris Daerah Aceh M Nasir dan Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat serta ratusan tamu undangan lainnya. []

Share :

Baca Juga

Aceh

Komisi V DPRA Melaksanakan RDPU Raqan Penyelenggaraan Transmigrasi

Berita

Kepala BPSDM Agustyarsyah Lakukan Pembinaan SDM Dilingkungan Kanwil BPN Provinsi Aceh

News

Momen Haru Mualem Kenang Abu Razak, Pada Malam Penganugerahan Atlet Berprestasi

Daerah

Plt Sekda Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-79 Kementerian Agama di Aceh

News

Komisi 1 DPR Aceh Perjuangkan Nasib Pegawai Honorer R2/R3 Aceh ke Kemenpan RB

News

Pangdam Iskandar Muda Ucapkan Selamat HUT Ke-32 TVRI Aceh.

Agama

Ketua DPRK Banda Aceh Tutup Festival Dalaโ€™il Khairat di Surien

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Aceh Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Kuta Baro dan Montasik