Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:33 WIB

Wagub Fadhlullah dan Ketua TP-PKK Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim di Aceh

Aceh Besar – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menjemput kedatangan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Jumat (2/1/2026).

Kedatangan Gubernur Kaltim tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Pemerintah serta masyarakat Kalimantan Timur terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Turut hadir dalam penjemputan tersebut Wali Kota Banda Aceh, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, dan Kepala Biro Isra Setda Aceh.

Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah, ikut mendampingi rombongan sebagai bentuk dukungan terhadap perempuan dan keluarga terdampak bencana.

Wakil Gubernur Aceh menyampaikan secara langsung kondisi terkini masyarakat di wilayah terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi cukup parah.

“Bahkan, sawah-sawah warga kini tertutup material banjir hingga berubah menjadi daratan, dan di beberapa lokasi ketinggian lahan persawahan lebih tinggi dibandingkan badan jalan raya,” kata Fadhlullah.

Baca Juga:  Pemerintah Gelar Rakor Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Atas nama pemerintah dan masyarakatAceh, Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Timur serta seluruh masyarakat Kaltim atas kepedulian yang terus diberikan.

Ia menyebutkan bahwa kunjungan tersebut bukan yang pertama, dan bantuan dari Kalimantan Timur telah beberapa kali disalurkan untuk Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Hubungan Aceh dan Kalimantan Timur terjalin sangat baik.

Kehadiran langsung sahabat kami ke Aceh menjadi penguat moril bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan akan kami teruskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Fadhlullah.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan rasa simpati dan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk empati masyarakat Kalimantan Timur kepada saudara-saudara mereka di Aceh.

Baca Juga:  Diskominfosan Aceh Raih Penghargaan Informatif dari Komisi Informasi Aceh

Pada kesempatan tersebut, Rudy Mas’ud menyerahkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kalimantan Timur senilai Rp1,5 miliar.

Selain bantuan dana, Pemerintah Provinsi Kaltim juga telah menurunkan tim relawan ke wilayah terdampak, yaitu di Kabupaten Aceh Tamiang, untuk membantu penanganan di lapangan.

“Kami berharap Aceh dapat segera pulih dan bangkit seperti sedia kala. Masyarakat Kalimantan Timur ikut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kami di Aceh,” ujar Rudy Mas’ud.

Selain bantuan kemanusiaan, Gubernur Kaltim juga menyampaikan program khusus di bidang pendidikan bagi masyarakat Aceh.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyediakan kuota bagi 2.000 mahasiswa asal Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan di Kalimantan Timur, dengan seluruh biaya ditanggung oleh Pemda Kaltim.

Ia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari upaya pemulihan jangka panjang paskabencana. (**)

Share :

Baca Juga

Kominsa

Kadis Kominsa Aceh Pantau Infrastruktur Tower BTS Telekomunikasi Terdampak Bencana di Bireuen

Pemerintah Aceh

Setda Aceh Prioritaskan Peningkatan Kualitas SDM Vokasi, Gandeng USK Gelar Uji Kompetensi

BPKA

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Aceh Berdampak Signifikan, Ribuan Kendaraan Kembali Aktif

Pemerintah Aceh

Peran Strategis Karo Adpim dalam Pertemuan Sekda Aceh dengan Kemenko Infrastruktur Bahas Huntara

News

DPRA Tagih Janji Pemerintah Pusat Kembalikan TKD Aceh Rp1,7 Triliun untuk Pemulihan Bencana

News

Wali Nanggroe Aceh Dukung Pengaktifan Kembali Panglima Uteun untuk Lestarikan Adat dan Keistimewaan Aceh

News

Plt. Kadisdik Aceh Pimpin Rapat Persiapan Rehabilitasi Sekolah Pasca Banjir Hidrometeorologi

Dinas syariat islam

Kadis Syariat Islam Aceh Serahkan SK PPPK kepada Da’i Perbatasan dan Daerah Terpencil