Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:02 WIB

Mualem kunjungi korban pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

Kapolri harus memberi atensi khusus

JAKARTA — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Kota Langsa yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. Peristiwa tersebut memicu kemarahan Mualem, terlebih insiden itu terjadi di dalam kantor kepolisian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan masyarakat.

Kecaman itu disampaikan Mualem usai menjenguk langsung korban di kediaman pribadi di kawasan Jakarta Selatan.

“Atas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,” tegas Mualem, di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Mualem menilai kejadian pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh preman bayaran itu sangat mencederai rasa keadilan, terlebih insidennya berlangsung di institusi penegak hukum.

“Kantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,” ujarnya.

Mualem juga meminta Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun oknum aparat jika terbukti ikut terlibat.

“Kami mengharapkan kepada Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Menindak tegas para pelaku dan tokoh intelektual serta oknum aparat yang turut terlibat,” katanya.

Lebih lanjut, Mualem mengingatkan, bahwa penanganan kasus yang tidak serius berpotensi menurunkan kepercayaan publik, khususnya masyarakat Aceh terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, Mualem juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan maksimal serta menjamin keamanan para saksi selama proses hukum berlangsung.

“Kami juga meminta agar tokoh-tokoh Aceh yang ada di Jakarta untuk mengawal kasus ini. Kejadian seperti ini akan menimbulkan ketakutan bagi warga Aceh di perantauan apabila tidak dituntaskan,” pungkasnya.

Baca Juga:  USK–SMK Perkuat Sinergi, BLUD Didorong Jadi Sumber Pendapatan Pendidikan

Diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (26/3/2026) di ruang RPK PPA Polda Metro Jaya. Korban FA, warga asal Langsa, saat itu tengah menghadiri agenda konfrontasi bersama kuasa hukumnya.

Namun, dalam proses tersebut, korban diserang oleh sekelompok orang diduga preman bayaran yang jumlahnya disebut lebih dari 20 orang. Aksi kekerasan itu bahkan disebut terjadi di hadapan aparat.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan tubuh, hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, termasuk terhadap terduga otak pelaku, dan menjadi perhatian berbagai pihak.(*)

Share :

Baca Juga

BSI

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

News

Ketua Komisi V DPRA Tegaskan JKA Harus Berjalan Normal Sepanjang 2026

Aceh Besar

Diskominfo Aceh Besar Ikuti Forum Koordinasi PPID Kabupaten Kota Se-Aceh ke XIV

Aceh

Marlina Muzakir Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Terima Kunjungan Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan KLHK, Bahas Tata Kelola Sampah

Aceh Besar

Camat Husaini Dorong Sekolah Jadi Ruang Nyaman Belajar dan Ramah Anak

Aceh Besar

Buka Lokakarya, Wakil Ketua TP-PKK Aceh Besar Akan Terus Mendorong Perempuan Sebagai Motor Penggerak Dimasyarakat

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Pantau Langsung Pasar Murah Tirta Daroy, Pastikan Warga Terjangkau Kebutuhan Pokok