Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:21 WIB

Karo Adpim Menghadiri Rapat Virtual Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Banda Aceh – Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si, menghadiri rapat perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh secara virtual melalui platform Zoom.

Rapat ini berlangsung di ruang rapat Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Aceh, yang berlokasi di kantor Gubernur Aceh, pada hari Kamis, (08/01/2026).

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, beserta unsur Forkopimda Aceh serta SKPA terkait, turut hadir dalam rapat penting ini.

Rapat virtual ini dipandu langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (DekFad). Selain itu, hadir pula Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Kasdam IM, serta unsur Forkopimda Aceh lainnya.

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh serta memutuskan perpanjangan status tanggap darurat.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penanganan bencana dapat terus dilakukan secara optimal dan bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

Pemerintah Aceh terus berupaya untuk memulihkan kondisi pasca bencana dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.(**)

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar TTG Aceh XXVI Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Lokal

News

Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah

Aceh

Paripurna DPRA Sukses Sahkan KUA-PPAS 2026, Irfansyah: Amanah Rakyat!

News

Komisi 1 DPR Aceh Perjuangkan Nasib Pegawai Honorer R2/R3 Aceh ke Kemenpan RB

News

Sekda Aceh Lantik 201 Kepala Sekolah, ingatkan tantangan Pendidikan Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di SMA 2 Unggul Ali Hasymy dan SMP 2 Ali Hasymy

Banda Aceh

Hadiri Musrenbang RPJMA, Bupati Aceh Besar Dukung Program Pro Rakyat

Banda Aceh

Gerak Cepat, Ketua DPRK Irwansyah Bantu Warga Korban KDRT