Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag., MH, mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Masjid Raya Baiturrahman, ikon kebanggaan Aceh.
Didampingi oleh Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh serta kepala bidang terkait, beliau menggelar rapat evaluasi kinerja dan pelayanan karyawan di lingkungan UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Rabu (25/02/2025).
Rapat ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi berbagai potensi peningkatan dalam pengelolaan masjid, mulai dari aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, hingga kualitas pelayanan kepada jamaah dan pengunjung.
Zahrol Fajri menekankan pentingnya profesionalisme dan dedikasi seluruh karyawan UPTD dalam menjalankan tugasnya.
“Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga merupakan simbol peradaban Islam di Aceh.
Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa masjid ini dikelola dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan pengalaman yang positif dan berkesan bagi setiap orang yang datang,” ujar Zahrol Fajri.
Dalam rapat tersebut, berbagai masukan dan saran konstruktif disampaikan oleh para peserta.
Zahrol Fajri menyambut baik setiap ide yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan masjid.
Ia juga memberikan arahan yang jelas dan terukur kepada para karyawan UPTD, sehingga mereka dapat bekerja lebih efektif dan efisien.
Selain fokus pada peningkatan pelayanan, rapat ini juga membahas berbagai program dan kegiatan yang dapat memaksimalkan peran Masjid Raya Baiturrahman sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial.
Zahrol Fajri berharap masjid ini dapat menjadi tempat yang inspiratif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Aceh.
Evaluasi kinerja ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Syariat Islam Aceh dalam meningkatkan kualitas pengelolaan masjid-masjid di seluruh Aceh.
Dengan pengelolaan yang profesional dan berbasis pada nilai-nilai Islam, diharapkan masjid-masjid di Aceh dapat menjadi pusat peradaban yang gemilang dan memberikan manfaat yang besar bagi umat Islam. (**)



