Breaking News

Home / Banda Aceh / Berita / Pemeritah Aceh Besar

Senin, 8 September 2025 - 21:03 WIB

Bupati Aceh Besar Siap Jalankan Program Pemerintah yang Menyentuh Kebutuhan Rakyat

Aceh Besar – Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program strategis Pemerintah Aceh yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami di Aceh Besar siap menjalankan setiap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik itu pengendalian inflasi, penguatan koperasi gampong, maupun program makan bergizi gratis. Ini sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata hingga ke pelosok desa,” ungkap Syech Muharram, usai mengikuti rapat kerja bupati/wali kota se-Aceh, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (8/9/2025).

Rapat kerja tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dengan pembahasan utama menyangkut optimalisasi dana otonomi khusus (otsus) dalam pengentasan kemiskinan, stabilitas harga komoditas, progres program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengembangan sekolah rakyat, hingga penanganan maraknya pertambangan ilegal di sejumlah daerah.

Sebelumnya, Gubernur Aceh dalam sambutannya menekankan bahwa forum raker merupakan wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pembangunan.

“Pertemuan ini adalah momentum untuk memperkuat koordinasi. Setiap langkah pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Data yang dipaparkan dalam forum tersebut menunjukkan, pada 2004 angka kemiskinan di Aceh mencapai 28,9 persen. Tahun pertama penerimaan dana otsus pada 2008 berhasil menurunkannya menjadi 23 persen. Pada 2025, angka kemiskinan terus ditekan hingga mencapai 12,33 persen, meski sempat naik ke 32 persen pada periode sebelumnya.

Selain itu, pengendalian inflasi juga menjadi sorotan. Per Agustus 2025, inflasi Aceh tercatat sebesar 3,70 persen, dengan angka tertinggi di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 5,20 persen, sedangkan yang terendah di Kota Banda Aceh hanya 2,34 persen. Gubernur mengingatkan perlunya langkah konkret daerah untuk menjaga kestabilan harga, terlebih menjelang perayaan bulan Maulid yang biasanya mendorong lonjakan permintaan.

Baca Juga:  Pemko Banda Aceh Gali Potensi PAD dengan Survei dan Rapat Bersama Tim Ahli

Gubernur mengingatkan seluruh kepala daerah agar menyiapkan langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga, terutama menjelang perayaan bulan Maulid yang kerap memicu lonjakan permintaan kebutuhan pokok.

“Pengendalian harga harus menjadi prioritas, karena inflasi yang tidak terkendali akan berdampak langsung pada daya beli rakyat,” kata Mualem.

Lebih lanjut, Bupati Syech Muharram menyatakan, Aceh Besar siap merespons instruksi tersebut dengan program-program yang bersifat solutif dan langsung menyentuh masyarakat.

“Bagi kami, kunci keberhasilan pembangunan adalah memastikan masyarakat merasakan manfaatnya. Karena itu, pengendalian inflasi, pemberdayaan ekonomi gampong, hingga pemenuhan gizi generasi muda akan terus menjadi fokus utama,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Aceh

Pemerintah Aceh Bersama Kepala Dinas Syariah Islam Aceh temui MUI Pusat Bahas Status Tanah Wakaf Blang Padang

Banda Aceh

Kapolda Aceh Audiensi ke Kajati: Perkuat Sinergi Antar Penegak Hukum

Berita

Wamen Fahri Hamzah: Pengalaman Aceh Bisa Jadi Contoh Nasional Pembangunan Perumahan

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar, Monev MPLS di SDN Blang Bintang

Banda Aceh

5 Tahun Lebih Wali Nanggroe Aceh kerja sama dengan Singapura di Bidang Pendidikan

Aceh Besar

Syech Muharram Ajak Hadirkan Lagi Peran Para Pihak MoU Helsinki di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh

Satgas KDMP Gelar Rapat di Aceh, Wagub dan Zulkifli Hasan Sepakat Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan

Banda Aceh

Plh. Kepala DPMPTSP Aceh Dampingi Gubernur Sambut Delegasi Investor Malaysia